Cerita kocak. "Tai Kotok"

     Suatu hari, Ujang dan Asep dalam perjalanan pulangnya dari sawah menemukan 'sesuatu' yang mereka pikir aneh. Mereka terheran-heran dengan sesuatu tersebut. Mereka pun mendekati dan mencari tahu apa sebenarnya 'sesuatu' itu?

Asep  : "Jang, kamu pikir ini teh apaan?" tanya Asep penasaran.
Ujang : "Hhmmm.. kayaknya mah ini teh tai kotok" jawab Ujang.
Asep  : "Ah masa? kurang yakin Asep mah kalo belum dicobain. Sok atuh cek ini tai kotok apa bukan"

Ujang mengendus-endus 'sesuatu' tersebut.
Asep  : "Gimana, Jang?"
Ujang : "Iya kayaknya mah ini teh tai kotok. Bau kayak pantant ayam"
Asep  : "Ah aku mah belum yakin ini tai kotok, coba kamu pegang."
Ujang : "Gak mau ah masa aku terus. Sekarang giliran kamu. Coba pegang."

Asep mencolek 'sesuatu' yang bikin mereka semakin penasaran.
Ujang : "Bener kan, Sep, ini teh tai kotok?"
Asep  : "Iya, teksturna lembut khas tai kotok. Tapi aku teh belum yakin"
Ujang : "Sama aku juga belum yakin ini tai kotok."
Asep  : "Ya udah, ayo kita cicipi bareng-bareng gimana rasanya"
Ujang : "Yuk ah cobain gimana rasanya biar ga penasaran"

Asep dan Ujang mencolek 'sesuatu' tersebut dan mencicipi rasanya.
Ujang : "Heeh bener ini mah tai kotok."
Asep  : "Iya, rasanya juga asem."
Ujang : "Bau, lembut, asem. Ini mah tai kotok. sepakat?"
Asep  : "Ya sepakat ini mah tai kotok. Untung aja gak keinjek"
Ujang : "Iya ya kalo keinjek sendal kita bau atuh"

Semoga terhibur :)

Cerita ini diadaptasi dari dongeng Sunda karya kang Ibing.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Cara Zona Nyaman Membunuhmu secara Perlahan

Cantik itu...

Bergerak dahulu, berpikir kemudian